Cullen Skink adalah sup tradisional khas Skotlandia yang berasal dari sebuah desa nelayan kecil bernama Cullen di kawasan Moray, pesisir timur laut Skotlandia. Desa ini terkenal sebagai penghasil ikan berkualitas, dan para nelayan setempat dahulu memanfaatkan stok ikan asap untuk menciptakan hidangan yang sederhana namun penuh cita rasa. Nama “Skink” sendiri berasal dari istilah lama Gaelic yang merujuk pada sup atau kaldu. Seiring waktu, Cullen Skink berkembang dari makanan rumahan menjadi hidangan nasional yang sering disajikan saat perayaan penting dan festival kuliner.
Ciri khas terbesar dari Cullen Skink terletak pada penggunaan smoked haddock, yaitu ikan haddock yang diawetkan dengan cara diasap. Ikan ini memiliki aroma smoky yang kuat, gurih, dan sedikit manis, memberikan kedalaman rasa yang tidak bisa ditiru oleh ikan lain. Dalam proses memasaknya, haddock direndam dalam susu agar teksturnya lebih lembut. Susu ini kemudian menjadi dasar kuah yang creamy. Selain ikan, bahan utama lainnya adalah kentang, bawang bombay, sedikit butter, serta lada hitam yang memberikan kehangatan alami.
Rasa Creamy yang Mengenyangkan
Tidak seperti sup ikan pada umumnya yang cenderung ringan, Cullen Skink dikenal sebagai sup yang bertekstur tebal dan mengenyangkan. Kentang dihancurkan sebagian untuk menghasilkan tekstur creamy alami, sementara sebagian lainnya dibiarkan berbentuk potongan agar tetap memberikan sensasi menggigit. Ketika disajikan, potongan haddock yang empuk bercampur dengan kuah susu menciptakan keseimbangan rasa yang lembut namun tetap kaya. Inilah yang membuat Cullen Skink sering disebut sebagai comfort food terbaik dari Skotlandia.
Di wilayah pesisir Skotlandia, angin dingin sering kali menusuk tulang, terutama pada musim dingin. Karena itu, Cullen Skink sangat populer sebagai hidangan yang menghangatkan tubuh. Sup ini disajikan panas, dengan aroma asap yang langsung menyapa hidung. Banyak keluarga Skotlandia memasak hidangan ini pada malam hari atau saat kumpul bersama. Bahkan dalam beberapa festival makanan, Cullen Skink menjadi menu lomba, karena setiap daerah maupun keluarga memiliki variasi resepnya sendiri.
Versi Modern Tanpa Kehilangan Tradisi
Seiring berkembangnya dunia kuliner, banyak koki mencoba memberikan sentuhan modern pada hidangan klasik ini. Beberapa menambahkan herbs seperti parsley atau dill agar lebih segar, sementara yang lain menggunakan cream tambahan untuk menghasilkan versi yang lebih kaya. Ada pula versi ramah vegetarian yang mengganti ikan dengan bahan berbasis tanaman, walaupun rasa khas smoky dari smoked haddock tetap menjadi elemen yang paling dirindukan. Meski begitu, mayoritas pecinta kuliner sepakat bahwa resep paling nikmat tetap yang tradisional.
Cullen Skink kini menjadi salah satu hidangan yang paling sering direkomendasikan kepada wisatawan yang ingin mencicipi kuliner autentik Skotlandia. Rasanya yang unik, perpaduan creamy dan smoky, serta sejarah panjang yang melekat menjadikannya hidangan yang istimewa. Sup ini membuktikan bahwa bahan sederhana dapat menghasilkan makanan yang tak hanya lezat, tetapi juga memiliki cerita dan identitas budaya yang kuat.

0 Komentar